Tampilkan postingan dengan label Network. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Network. Tampilkan semua postingan

cara limit banwith di simple queue MIKROTIK

Posted by suka copas on Sabtu, 21 Juni 2014 , under | komentar (0)



buka winbox sebagai software konfigurasi mikrotik

queues>simple queues>add

Tab general
:



Tab advanced:





 




 






blok situs berdasarkan nama website di mikrotik

Posted by suka copas on , under | komentar (0)



buka winbox
masuk ke winbox

BEDANYA DNS DAN WINS

Posted by suka copas on Rabu, 26 Maret 2014 , under | komentar (0)



WINS = Windows Internet Name Server
DNS = Domain Name Server

Fungsi hampir2 mirip tapi WINS hanya bekerja pada windows ajah, bedanya
1. WINS tidak mensupport sistem hostname bertingkat/hirarki seperti DNS,
ex: dengan child: example.
2. Penggunaan sistem Netbios pada WINS (port 135-139 (rentan serangan virus yang melakukan flood pada server WINS)) sedangkan DNS port 53
3. Ada beberapa aplikasi milik Microsoft yang tidak bisa bekerja dengan baik jika tidak ada dukungan WINS
4. Karena tidak ada sistem hirarki menyebabkan user bisa saja berpindah2 WINS dan menyebabkan proning atau abused (data yang seharus-nya dikirimkan kepada IP xxx.xxx.xxx.xxx jadi terkirim ke IP yyy.yyy.yyy.yyy jika sistem administrator kurang memperhatikan sehingga lebih rawan untuk disadap


SOURCE :forummikrotik.com

DASAR FIREWELL MIKROTIK

Posted by suka copas on , under | komentar (0)



Apa itu Firewall?

Firewall adalah perangkat yang berfungsi untuk memeriksa dan menentukan paket data yang dapat keluar atau masuk dari sebuah jaringan. Dengan kemampuan tersebut maka firewall berperan dalam melindungi jaringan dari serangan yang berasal dari jaringan luar (outside network). Firewall mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi keamanan yang digunakan untuk mengelola aliran data ke, dari dan melalui router. Sebagai contoh, firewall difungsikan untuk melindungi jaringan lokal (LAN) dari kemungkinan serangan yang datang dari Internet. Selain untuk melindungi jaringan, firewall juga difungsikan untuk melindungi komputer user atau host (host firewall).
Firewall digunakan sebagai sarana untuk mencegah atau meminimalkan risiko keamanan yang melekat dalam menghubungkan ke jaringan lain. Firewall jika dikonfigurasi dengan benar akan memainkan peran penting dalam penyebaran jaringan yang efisien dan infrastrure yang aman . MikroTik RouterOS memiliki implementasi firewall yang sangat kuat dengan fitur termasuk:
  • stateful packet inspection
  • Layer-7 protocol detection
  • peer-to-peer protocols filtering
  • traffic classification by:
  • source MAC address
  • IP addresses (network or list) and address types (broadcast, local, multicast, unicast)
  • port or port range
  • IP protocols
  • protocol options (ICMP type and code fields, TCP flags, IP options and MSS)
  • interface the packet arrived from or left through
  • internal flow and connection marks
  • DSCP byte
  • packet content
  • rate at which packets arrive and sequence numbers
  • packet size
  • packet arrival time
  • dll
    Anda dapat mengakses Firewall Mikrotik via Winbox melalui menu IP --> Firewall
    Firewall beroperasi dengan menggunakan aturan firewall. Setiap aturan terdiri dari dua bagian - matcher yang sesuai arus lalu lintas terhadap kondisi yang diberikan dan tindakan yang mendefinisikan apa yang harus dilakukan dengan paket yang cocok. Aturan firewall filtering dikelompokkan bersama dalam chain. Hal ini memungkinkan paket yang akan dicocokkan terhadap satu kriteria umum dalam satu chain, dan kemudian melewati untuk pengolahan terhadap beberapa kriteria umum lainnya untuk chain yang lain.
    Misalnya paket harus cocok dengan alamat IP:port. Tentu saja, itu bisa dicapai dengan menambahkan beberapa rules dengan alamat IP:port yang sesuai menggunakan chain forward, tetapi cara yang lebih baik bisa menambahkan satu rule yang cocok dengan lalu lintas dari alamat IP tertentu, misalnya: filter firewall / ip add src-address = 1.1.1.2/32 jump-target = "mychain".

    Ada tiga chain yang telah ditetapkan pada RouterOS Mikrotik :

  • Input - digunakan untuk memproses paket memasuki router melalui salah satu interface dengan alamat IP tujuan yang merupakan salah satu alamat router. Chain input berguna untuk membatasi akses konfigurasi terhadap Router Mikrotik.
  • Forward - digunakan untuk proses paket data yang melewati router.
  • Output - digunakan untuk proses paket data yang berasal dari router dan meninggalkan melalui salah satu interface.
Ketika memproses chain, rule yang diambil dari chain dalam daftar urutan akan dieksekusi dari atas ke bawah. Jika paket cocok dengan kriteria aturan tersebut, maka tindakan tertentu dilakukan di atasnya, dan tidak ada lagi aturan yang diproses dalam chain. Jika paket tidak cocok dengan salah satu rule dalam chain, maka paket itu akan diterima.

Connection State (Status paket data yang melalui router)

  • Invalid : paket tidak dimiliki oleh koneksi apapun, tidak berguna.
  • New : paket yang merupakan pembuka sebuah koneksi/paket pertama dari sebuah koneksi.
  • Established : merupakan paket kelanjutan dari paket dengan status new.
  • Related : paket pembuka sebuah koneksi baru, tetapi masih berhubungan denga koneksi sebelumnya.

Action Filter Firewall RouterOS Mikrotik

Pada konfigurasi firewall mikrotik ada beberapa pilihan Action, diantaranya :
  • Accept : paket diterima dan tidak melanjutkan membaca baris berikutnya
  • Drop : menolak paket secara diam-diam (tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP) 
  • Reject : menolak paket dan mengirimkan pesan penolakan ICMP
  • Jump : melompat ke chain lain yang ditentukan oleh nilai parameter jump-target
  • Tarpit : menolak, tetapi tetap menjaga TCP connection yang masuk (membalas dengan SYN/ACK untuk paket TCP SYN yang masuk)
  • Passthrough : mengabaikan rule ini dan menuju ke rule selanjutnya
  • log : menambahkan informasi paket data ke log

Contoh Pengunaan Firewall pada Router Mikrotik

Katakanlah jaringan pribadi kita adalah 192.168.0.0/24 dan publik (WAN) interface ether1. Kita akan mengatur firewall untuk memungkinkan koneksi ke router itu sendiri hanya dari jaringan lokal kita dan drop sisanya. Juga kita akan memungkinkan protokol ICMP pada interface apapun sehingga siapa pun dapat ping router kita dari internet. Berikut command nya :
/ip firewall filter
add chain=input connection-state=invalid action=drop \
 comment="Drop Invalid connections"  
add chain=input connection-state=established action=accept \
 comment="Allow Established connections"  
add chain=input protocol=icmp action=accept \
 comment="Allow ICMP" 
add chain=input src-address=192.168.0.0/24 action=accept \
 in-interface=!ether1 
add chain=input action=drop comment="Drop semuanya" 
 
Source:forummikrotik>com 

KENALI DULU JARINGAN

Posted by suka copas on , under | komentar (0)



pertama kali saya bahas adalah IP, apa itu IP?
IP adalah suatu alamat host/komputer yang berada diperangkat yang akan terhubung ke jaringan, baik itu wireless (nirkabel/tanpa kabel) maupun wired (kabel) contoh penulisan ip 172.16.0.5, 192.168.1.1, dll intinya terdiri dari 4 bagian yang terdiri tiap bagian punya rentang dari 0 hingga 255, pada IP ini terdapat aturan bahwa IP network dan IP broadcast tidak bisa digunakan jadi pada blok network 192.168.0.0 subnetmask 255.255.255.0 ip 192.168.0.0 (network address) tidak bisa digunakan juga ip 192.168.0.255 (broadcast address) tidak bisa digunakan, jadi ip yang bisa digunakan adalah 192.168.0.1-192.168.0.254


buat yang bingung tentang ip sy kasih link buat tool bantuan
bisa jadi referensi lihat2 disitu tinggal masukkan2 ip trus experiment dah disana
mac-address adalah alamat perangkat keras dari suatu perangkat yang mengacu kepada produsennya, dan sudah ada dari sana-nya mac-address penulisannya seperti 00:1B:B9:EE:EA:3F ada juga yg menulisnya 00-1B-B9-EE-EA-3F


Network address, apa yang dimaksud dengan network address

network address adalah alamat network paling pertama didalam sebuah network/jaringan dan tidak bisa digunakan (kecuali dalam kondisi tertentu) yang dimaksudkan kondisi tertentu ini adalah dimana host dipaksa menggunakan full routing sebelum menuju host selanjutnya, jadi host akan dipaksa untuk melakukan komunikasi terlebih dahulu ke router sebelum bisa berkomunikasi dengan host lainnya, contohnya adalah penggunaan mask /32 atau netmask 255.255.255.255, dengan theknik ini network admin bisa meningkatkan keamanan jaringan terutama diwarnet/hotspot yang memungkinkan user menggunakan netcut untuk mengganggu sambungan dari komputer lain, bahkan bisa digunakan untuk tindak kejahatan lainnya jika dikombinasikan dengan sniffing
contoh ip address 192.168.0.0 subnet-mask 255.255.255.0, coba masukkan ini kedalam konfigurasi ip LAN di windows, pasti akan ditolak karena 192.168.0.0 adalah alamat network dan tidak seharusnya digunakan


broadcast address


broadcast address adalah alamat ip terakhir dari sebuah network dan tidak bisa digunakan sesuai dengan namanya broadcast address, ip ini digunakan untuk melakukan broadcasting ke semua host didalam jaringan
contoh penggunaan ip : 192.168.0.1 subnet-mask 255.255.255.0 kemudian anda lakukan ping ke 192.168.0.255 maka host yang hidup dalam network anda akan melakukan reply (jika tidak terblokir firewall)


subnet yang dimaksud dengan subnet?


kita analogikan jaringan ini adalah sebuah dunia, dimana didalam dunia ini ada berbagai negara, masing negara punya wilayah sendiri-sendiri, dan didalam negara masih dibagi lagi berdasarkan propinsi-propinsi atau negara2 bagian, dan masih dibagi lagi hingga tingkat kabupaten, kecamatan, dan kelurahan, nah subnet ini persis kondisinya seperti ini dimana 1 jaringan yang besar dipecah-pecah menjadi negara, propinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan

contoh suatu network besar 192.168.0.0/23, rentang ip dari 192.168.0.0-192.168.1.255 total ada 512 ip seluruh network (termasuk network address dan broadcast), dipecah menjadi 2 network sehingga menjadi 192.168.0.0/24 (rentang ip dari 192.168.0.0-192.168.0.255 ada 256 ip) dan 192.168.1.0/24 (rentang ip dari 192.168.1.0-192.168.1.255 ada 256 ip) jadi 1 jaringan besar dengan jumlah 512 ip kita pecahkan menjadi 2 network yang lebih kecil2 inilah yang dimaksud dengan subnetting atau memecahkan jaringan, jadi sekarang ada 2 jaringan dari sebuah jaringan besar dimana kedua jaringan ini tidak bisa berkomunikasi tanpa adanya bantuan router 
 Rumus Abal2 dari saya cara cepat menghitung subnet

asumsi dimulai network dengan class c
192.168.0.0/24 subnet mask adalah 255.255.255.0 IP-Range 192.168.0.0-192.168.0.255, disini ada 256 IP, dan host ada 254 host, sekarang cara gampang untuk memecah network menjadi 128 IP (subnetting) karena banyak pengguna windows disini kadang butuh waktu untuk menghitung subnet mask-nya bagi pengguna linux atau juga mikrotik penggunaan maskbit lebih cepat, tapi buat yang ingin tahu berapa subnet mask diwindows yang harus diisikan adalah membagi 2 ip class c tersebut dan kemudian sisa dari hasil pembagian ditambahkan pada class diatasnya

example
192.168.0.0/24 subnet mask 255.255.255.0, 256 IP rumus-nya
(jumlah IP network diatas / 2) + (subnetmask diatasnya)= subnetmask yang digunakan
(256/2) + n = 128, jadi subnet mask buat 128 ip adalah 255.255.255.128
(128/2) + 128 = 192, jadi subnetmask buat 64 ip adalah 255.255.255.192
(64/2) + 192 = 224, jadi subnet mask buat 32 ip adalah 255.255.255.224
(32/2) + 224 = 240, jadi subnet mask buat 16 ip adalah 255.255.255.240
(16/2) + 240 = 248, jadi subnet mask buat 8 ip adalah 255.255.255.248
(8/2) + 248 = 252, jadi subnet mask buat 4 ip adalah 255.255.255.252
(4/2) + 252 = 254, jadi subnet mask buat 2 ip adalah 255.255.255.254
(2/2) + 254 = 255, jadi subnet mask buat 1 ip adalah 255.255.255.255

cara lain
asumsikan penghitungan dimulai dari netmask 32, cukup kurangi 256 ip dengan jumlah host pasti akan didapatkan hasil subnetmask-nya

/32 = 1 host, rumus = 256 - 1 host = 255 = 255.255.255.255
/31 = 2 host, rumus = 256 - 2 host = 254 = 255.255.255.254
/30 = 4 host, rumus = 256 - 4 host = 252 = 255.255.255.252
/29 = 8 host, rumus = 256 - 8 host = 248 = 255.255.255.248
/28 = 16 host, rumus = 256 - 16 host = 248 = 255.255.255.240
/27 = 32 host, rumus = 256 - 32 host = 224 = 255.255.255.224
/26 = 64 host, rumus = 256 - 64 host = 192 = 255.255.255.192
/25 = 128 host, rumus = 256 - 128 host = 128 = 255.255.255.128
/24 = 256 host, rumus = 256 - 256 host = 0 = 255.255.255.0


jika memperhatikan rumus diatas cukup dengan menggunakan pembagian dan penjumlahan kita sudah bisa memecah 1 network class c menjadi beberapa subnet yang lebih kecil, cara ini cukup efektif buat menentukan subnetmask buat memecah class c sedangkan buat class lainnya akan sy usahakan mencari cara cepat buat kalkulasinya dimasa depan

Update sample pemetaan pemecahan subnet meskipun tidak lengkap setidaknya bisa memberikan gambaran tentang range2 ip setelah dipecah subnet-nya








Click here to enlarge


Router


sebuah perangkat (bisa pc routerboard atau lainnya) yang digunakan untuk menghubungkan 2 jaringan yang berbeda (berada pada subnet yang berbeda)
Gateway

adalah gerbang keluar masuknya data ke host/user/komputer/router/ sesuka kalian lah yang penting gateway ini adalah pintu dimana data nantinya akan keluar dan masuk, tanpa adanya gateway ini tidak mungkin komputer anda bisa terhubung ke jaringan yang berada di subnet lain apalagi ke internet


DNS

Domain Name Sytem, adalah suatu sistem yang menterjemahkan nama host menjadi IP dan memungkinkan anda terkoneksi ke host tersebut dengan cukup menggunakan namanya tanpa perlu mengetahui ip-nya, misalkan google.com=74.125.232.16, dari pada anda mengetikkan kombinasi2 angka2 ip tersebut bukankah lebih mudah mengingat nama google.com? jadi fungsi dns ini adalah mentranslasikan suatu nama host menjadi IP agar komputer kita bisa terhubung tanpa perlu mengetikkan ip dari server yang kita tuju


switch/hub

switch jangan disamakan dengan hub, dimana hub tidak mempunyai kemampuan pengelamatan mac-address switch mempunyai kemampuan untuk menyimpan data2 mac-address pada mac-address table, sehingga lebih secure dibandingkan dengan HUB biasa, dimana hub melakukan broadcast pada semua port sehingga data bisa dengan mudah disniff oleh hacker yang terhubung pada HUB yang sama


Wireless Lan/Wlan

Perangkat untuk menghubungkan jaringan tanpa menggunakan media kabel, perangkat wireless lan saat ini yang dikembangkan menggunakan frekwensi radio untuk mentransmisikan data, frekwensi yang digunakan sangat beragam, 2ghz, 2.4ghz, 5Ghz, bahkan mencapai 14ghz, normal yang digunakan dalam wireless lan adalah frekwensi 2.4ghz, perkembangan-nya cukup signifikan dalam kurun waktu 10 tahun belakangan dari 802.11b pada akhir tahun 2000 dengan kemampuan transmisi data 11Mbps, lebar frekwensi yang digunakan sebesar 20Mhz, dengan modulasi DSSS, dan 802.11g kemampuan transmisi data 54Mbps, lebar frekwensi yang digunakan sebesar 20Mhz modulasi yang digunakan OFDM dan ada juga yg menggunakan DSSS, hingga yang mulai ngetrend saat ini adalah 802.11n dengan kemampuan transmisi data mencapai 150Mbps FD modulasi yang digunakan adalah OFDM, lebar frekwensi yang digunakan bisa 20Mhz atau 40Mhz (akan berpengaruh terhadap besarnya transmisi data juga) 
Proxy
Proxy sebenernya adalah sebuah server yang bisa menerima dan meneruskan request dari klien menuju host yang ingin dituju, ada 2 macam proxy yang ada yaitu transparent (non anonymous) dan anonymous
maksud dari non anonymous bahwa ip client yang sebenarnya juga akan ikut terforward kepada host yang dituju sehingga bisa diketahui sebenarnya darimana koneksi terjadi
anonymous proxy berarti ip client tidak diteruskan oleh proxy kepada host yang dituju sehingga seakan-akan proxy proxy itu sendiri yang melakukan koneksi kepada host yang dituju sedangkan client dibelakangnya tidak terdeteksi
berbagai aplikasi proxy telah kita kenal saat ini, adalah squid, varnish, lusca (pengembangan squid), frox, dan banyak lagi lainnya tapi yang paling sering digunakan adalah squid
ada 2 tipe proxy yang ada yaitu reserve proxy and forward proxy, reserve proxy biasanya digunakan pada server-server besar untuk menampung request yang sangat banyak dan kemudian diteruskan kepada server utama untuk melakukan update data pada server utama reserve proxy digunakan agar mengurangi beban keserver sebenarnya/utama karena over-request, varnish adalah salah satunya, squid juga bisa diconfigurasikan menjadi reserve proxy
forward proxy adalah proxy yang paling sering kita gunakan saat ini, forward proxy adalah proxy yang meneruskan data ke host tujuan ini digunakan untuk meningkatkan performa jaringan ke internet jika fungsi caching diaktifkan (secara standar biasanya sudah aktif)
berbagai jenis proxy juga tersedia seperti socks proxy, http proxy, dan ftp proxy, socks proxy bisa digunakan pada klien yang ingin melakukan koneksi telnet, atau ssh dan berbagai macam protocol melalui proxy, jadi inget jaman hacking dulu
 http proxy, paling sering digunakan untuk melakukan content cache dengan tujuan meningkatkan performance pada saat melakukan browsing
ftp proxy, digunakan untuk melakukan cache ftp dimana fungsi ini tidak bisa digunakan di http proxy
 
 
 
Source:forummikrotik.com

SETTING DASAR MIKROTIK

Posted by suka copas on , under | komentar (0)



ini saya buat tutorial setting dasar mikrotik , yuk simak baik-baik

1. Download terlebih dahulu winbox, kemudian sambungkan switch ke port yang akan di digunakan sebagai port LAN atau bisa juga langsung dari komputer ke port LAN setelah diset baru dipindah ke switch

2. buka winbox klik di kotak yang ada tanda ... mikrotik anda akan segera terdeteksi jika tidak ada masalah, pilih mac-address mikrotik anda (jika blm ada ip-nya)

3. bagi yang pake RB biasanya ada default configuration pada RB anda, buang dulu default configuration, pilihan ini ada pada saat pertama kali anda terhubung dengan RB anda

4. masukkan ip pada lan port mikrotik
example:

 ip address add address=192.168.0.1/24 interface=lan
5. setting DHCP-SERVER, klik ajah dibagian IP>DHCP-SERVER, trus klik 
bagian DHCP SETUP, paling mantep neh buat yang ngga bisa lepas dari 
 windows karena tinggal ikutin ajah 
6. setting ip pada bagian port internet, tinggal sesuaikan dengan ISP anda
7. Masukkan default gateway 
    ip route add gateway=(IP gateway ISP)
 
8. lakukan masquerading pada port yang akan dicolok ke modem,wireless, dll
ip firewall nat add chain=src-nat action=masquerade out-interface=internet
 
9. colok port internet ke perangkat yang terhubung ke internet bisa modem, AP client, dll

10. DONE, sekarang tinggal pake tuh internet jangan lupa colokin ke 
switch port lan-nya kl banyak user yang mau pake, kl cuman elo sendiri 
ngga usah beli mikrotik mending colok tuh modem, wireless, dll ke 
komputer
 
 
 
Konsep design network buat warnet

internet (modem, wireless, dll)
|
|
Mikrotik (disini pake mikrotik karena namanya aja mikrotik forum Click here to enlarge)
|
|
Switch (dijaman sekarang HUB udah habis masa-nya karena kekurangan2-nya ditutupi oleh switch)
|
|
Client (bisa pc, atau gunakan AP sebagai pengganti switch untuk RT/RW net)

SETTING DASAR MIKROTIK DENGAN 2 MIKROTIK

Posted by suka copas on , under | komentar (0)



Yang belum mengerti dengan judul saya yang diatas, Saya akan
menerangkan nya terlebih dahulu
simak baik-baik :D

Anda mempunya warnet dengan settingan mikrotik dari ISP (internet service provider) yang tidak di beri hak user dan pasword mikrotik kepada anda ?
kenapa ?
dikarenakan anda bukan memborong bandwith, melainkan mengambil bandwith per client (pc)
jadi wajar pihak ISP anda tidak memberi hak usser pass
karena itu mutlak penuh hak nya dari ISP tsb

nah anda mempunya 2 mikrotik ?
1 mikrotik settingan dari ISP (tidak di beri hak user pass)
1 nya lagi mikrotik baru anda (tanpa settingan di dalam nya)

dan anda ingin belajar setting mikrotik dengan tidak melepas mikrotik settingan ISP anda
karena jika di lepas otomatis internet anda tidak akan terkoneksi (terlebih yang memakai jasa wireles networking) tanpa modem, modem digantikan dengan radio wireles

oke langsung aja kita belajar setting mikrotik tanpa melepas mikrotik settingan ISP anda

dengan topologi sperti ini

RADIO WIRELES
||
||
||
MIKROTIK (settingan isp ) = = = =SWITCH = = = =PC CLIENT
                                                             ||
                                                             ||
                                                        MIKROTIK (yang mau kita pakai buat belajar mikrotik)

kita asumsikan koneksi internet sudah jalan (tidak ada problem)

1.mikrotik yang mau kita pakai kita colokkan ether 1 nya ke swicth
2.bayangkan saja logika nya kalau kita anggap pc client itu adalah modem dengan ip 192.168.8.6
3.stelah mikrotik yang mau kita pakai buat belajar sudah terhubung ke swicth maka pergi ke pc client yang terkoneksi ke internet jangan ubah dulu ip di client, download winbox
4.jika mikrotik kita belum mempunya ip maka kita pakai saja mac adress nya mikrotik tsb dengan cara
   1.buka winbox
   2.klik titik tiga [...]
   3.akan muncul macc adress nya, klik saja mac adress nya dan klik conect
   4.maka kita sudah berhasil masuk ke menu WINBOX

setting mikrotik

pertama kita ubah dulu name interface untuk masing² ether, di sini kita pakai hanya 2 ether saja
1 sebagai wan (ether1) satu nya lagi sbg LAN (ether 2)
klik menu interface di sbelah kiri, double klik nama ethernet 1 , dan anda rubah nama nya menjadi wan atau isp juga bisa

  begitu juga dengan ether 2 nya anda rename menjadi LAN
ini fungsi nya hanya untuk memudahkan dalam mengingat saja
maka tampilan interface nya berubah menjadi seperti ini

2.lakukan penyetingan ip di ether wan dan lan
seperti yang kita bahas diatas tadi
pc client kita anggap sebagai modem,radio wirelles,AP,dll
kita asumsikan pc client kita mempunya salah satu ip 192.168.8.9 (di sesuaikan dengan ip pc client di warnet anda )
klik menu IP dan adressess
setelah terbuka menu ip adressess di situ akan muncul adress list maka anda klik tanda tambah (+) berwarna merah dan dikolom adress maka anda ketik 192.168.8.6/24  dan interface nya ke wan (ip sesuaikan dengan ip client di warnet anda) setlah itu tekan apply dan ok.

setting IP router nya di:
IP>routers
di tab routers list klik tanda tambah (+)
isi gateway nya :192.168.8.254 (gateway di komputer client yang kita anggap modem)



begitu juga dengan sebalik nya (interface LAN) tapi perbedaan nya di ip
ip lan anda ketik menjadi 192.168.7.1

3. setting juga DNS nya (tergantung DNS apa yang anda pakai, bisa dns dari isp,google,dll)
klik menu IP dan klik DNS, setelah itu anda klik yang bertulisan settings
maka akan muncul dns setting
isi dengan dns yang anda pakai
prepaid dns server dan alternate dns server seperti gambar di bawah ini

4.lakukan juga penyettingan masquer nya dengan cara
klik menu ipdan klik firewall, klik tab NAT, klik tanda tambah merah di tab General lakukan penyetingan sebagai berikut
chain :scrcnat
out interface : wan

di tab action lakukan penyetingan sbb
action : masquerade

setelah semua nya selesai maka lakukan pengujian nya dengan cara ping melalui mikrotik
buka menu new terminal
ketikkan ping menuju wan dengan cara : ping 192.168.8.6 enter
jika reply maka hasil OK
ketikkan perintah menuju LAN dengan cara : ping 192.168.7.1 enter
jika reply berarti hasil OK
ketikkan perintah menuju internet dengan cara : ping google.com
jika reply berarti hasil OK

selanjut nya pergi ke pc client guna untuk merubah ip
sebelum nya kabel LAn yang mau di rubah ip nya harus di copot dari swith dan dipindahkan ke mikrotik ether 2 (LAN)
jadi hasil nya seperti ini
ether 1 (wan) menuju ke swicth
ether 2 (lan) menuju ke pc client yang mau di sett ip adress nya
ok saya rasa sudah nangkap smua

selanjut nya buka ip adress dan setting ip nya sbb
ip adress : 192.168.7.2
subnet mask : 255.255.255.0
default gateway : 192.168.7.1

dns 1 : 172.18.2.101
dns 2 : 172.18.2.202

stelah itu ok
lakukan pengetesan internet
buka browser kesayngan anda
tes ber internet ria
jika hasil terkoneksi maka
SELAMAT

untuk pengembangan nya nanti di bahas di lain waktu
contoh pengembangan nya
limiter
memisahkan jalur browsing dan game online
memasukkan port game online
dll

terimakasih buat semua nya